Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Target Kementerian PUPR Bangun dan Rehabilitasi 750 Ribu Ha Irigasi di 2026


         Foto: Jaringan Irigasi

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan untuk membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi hingga 750.000 ha pada 2026. Naik dari realisasi pada tahun anggaran 2025 seluas 589.605,80 ha.

Menteri PUPR Dody Hanggodo menyampaikan, pembangunan infrastruktur irigasi menjadi prioritas karena berperan langsung dalam menjaga stabilitas produksi pertanian dan mendukung swasembada pangan. 14/02/2026

"Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Dody, beberapa waktu yang lalu.

Selain irigasi, Kementerian PU juga memperkuat konektivitas melalui pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah. Pada 2025, realisasi penanganan jalan mencapai 711,02 km dan jembatan sepanjang 148,42 meter.

Pada 2026, dengan usulan anggaran Rp 15 triliun, ditargetkan peningkatan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta pembangunan jembatan sepanjang 589 meter guna mendukung distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik.

Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah dengan capaian penyelesaian 556 unit madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani.

Sementara melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pembangunan Sekolah Rakyat, telah diselesaikan 166 unit Sekolah Rakyat rintisan (Tahap I) dan dilanjutkan pembangunan 104 unit Sekolah Rakyat permanen (Tahap II) yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.


Foto: Pembangunan Bendungan Keureto Provinsi Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penyelesaian konstruksi dua bendungan di Aceh, yakni Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto. Kedua bendungan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas irigasi pertanian, mendukung pengendalian banjir, serta menyediakan air baku dan energi listrik bagi masyarakat Aceh. 

Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 14 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan.

Pada 2025, capaian pembangunan meliputi peningkatan jalan dan jembatan sepanjang 20 km, infrastruktur pengendalian banjir sepanjang 21 km, serta pembangunan jaringan irigasi sepanjang 20 km yang mendukung ribuan hektare lahan pertanian.

"Program ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan pangan menuju target 10.000 hektare di Papua Selatan," kata Dody.

 Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar