Makassar - Ancaman El Nino mulai memukul sektor pertanian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Ribuan hektare lahan pertanian terancam kekeringan dan gagal panen.
Di Kabupaten Barru, sedikitnya 23 hektare tanaman padi dipastikan puso akibat sumber air yang mengering.
Kondisi terparah terjadi di Labulobulo, Dusun Congko, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Barru. Tanaman padi yang semestinya memasuki masa panen justru mengering dan berubah warna menjadi cokelat.
Tanaman di lahan seluas lebih dari 23 hektare itu dipastikan gagal panen. Petani setempat tidak memiliki sumur bor dan selama ini mengandalkan air danau yang dipompa untuk mengairi sawah.
Namun, kemarau panjang membuat danau tersebut ikut mengering. Akibatnya, pasokan air untuk sawah pertanian tak adalagi
“Sudah tak ada air lagi. Bagaimana lagi tanaman bisa hidup, semua sudah kering. Tak tertolong lagi,” ujar Herman, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Desa Siddo.(**)
0 Komentar