Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Krisis Kerusakan Alam Di Ungkap Al Qur an, 14 Abad Yang Lalu.


Foto:Seorang anggota Komunitas mencari orang hilang diantara puing puing kayu setelah banjir yang di picu oleh luapan sungai.

Dunia dihantam krisis lingkungan hebat bertubi-tubi. Banjir bandang di Sumaetra, kebakaran hebat di Amerika Serikat, hingga kekeringan parah di Afrika melanda umat manusia di berbagai belahan bumi pada 2025.

Krisis lingkungan kini terasa makin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perubahan iklim, degradasi hutan, hingga pencemaran laut meningkatkan biaya produksi, mengganggu rantai pasok, dan memperbesar potensi kerugian finansial.

Dunia merespons lewat standar keberlanjutan seperti ESG (Environmental, Social, dan Governance), dengan menempatkan aspek lingkungan sebagai fondasi baru pertumbuhan.

Namun jauh sebelum konsep ESG dikenal, Al-Qur'an telah menegaskan bahwa bumi diciptakan dalam keseimbangan dan manusia memikul amanah untuk menjaganya. 

Ketika keseimbangan itu terganggu, maka dampaknya bisa memicu krisis dan bencana alam. Artinya, jauh sebelum isu lingkungan menjadi krisis global seperti sekarang, Al-Qur'an sudah memperingatkannya lebih dari 14 abad yang lalu.

Berikut ayat Al-Qur'an yang membahas tentang kerusakan alam dan bencana.

 • Al-A'raf: 56 Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. 

Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Menjaga alam adalah perintah Allah, merusaknya adalah larangan

Al-Baqarah: 11-12 Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Janganlah berbuat kerusakan di bumi!' Mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan.' 

Ketahuilah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari Banyak perusak alam yang tidak menyadari perbuatannya sendiri.

Redaksi


Posting Komentar

0 Komentar