Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pidato Pertama Ayatollah Mojtaba Khamenei Menggema di Seluruh Dunia !!


Di bawah langit Teheran yang masih berselimut duka namun membara oleh tekad, Mojtaba Khamenei berdiri tegak. Di hadapannya, jutaan mata memandang, dan melalui transmisi global, miliaran hati menyimak.

Suaranya tidak meledak-ledak, namun bergetar dengan resonansi yang menembus batas negara dan perbedaan mazhab.

Dalam pidoto pertamanya Mojtaba menggaungkan pertempuran melawan agresi militer Barat.

Ini merupakan sinyal bahwa pertempuran  akan berlangsung lama, karena pernyataan tegas dari Mojtaba adalah  `"Kami akan bertempur hingga tersisa orang terakhir diantar kami."

Sinyal yang diberikan Mojtaba ini sangat jelas, bahwa bangsa Iran tidak akan tunduk dan patuh terhadap agresi militer Barat yang dinilai akan menghancurkan bangsa Timur.

"Wahai umat Muhammad yang tersebar di seluruh penjuru bumi..." suaranya bergema melalui pengeras suara, memecah kesunyian yang mencekam.

"Hari ini, kita tidak lagi berbicara tentang batas wilayah yang digariskan oleh pena penjajah. Kita tidak lagi berbicara tentang perbedaan yang selama ini menjauhkan kening kita saat bersujud. Hari ini, air mata yang jatuh di Teheran adalah air mata yang sama dengan yang mengalir di Gaza, di sana, di tempat suci Palestina yang sedang merintih."

"Darah para syuhada bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan tinta yang menuliskan babak baru kemerdekaan. Mereka boleh meruntuhkan bangunan kita, mereka boleh memadamkan pelita di rumah-rumah kita, namun mereka tidak akan pernah bisa memadamkan api iman yang menyala di dada setiap mukmin!"

"Aku tidak meminta kalian untuk mengangkat senjata jika tanganmu terikat. Namun, aku meminta satu hal yang tidak bisa dirampas oleh jet tempur manapun: Doa ! Angkatlah tangan kalian di setiap sujud terakhir. Mintalah kepada Pemilik Semesta agar kegelapan ini segera sirna. Biarlah langit berguncang oleh jutaan zikir yang memohon kemenangan bagi mereka yang tertindas."

"Kemenangan Iran adalah kemenangan bagi martabat Islam. Dan kemerdekaan Palestina adalah janji suci yang akan segera kita saksikan bersama. Biarkan sejarah mencatat bahwa hari ini, kita berhenti menjadi pecahan yang terpisah, dan mulai menjadi satu tubuh yang tak tergoyahkan!"

matacelebes

Posting Komentar

0 Komentar