Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Jaga Dan Manfaatkan Alam untuk Produksi Pertanian yang Berkelanjutan



          Ilustrasi

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mata air Provinsi Sulawesi Selatan, Candra Tom, menegaskan pentingnya kembali ke alam dalam mengelola sektor pertanian dan perikanan. Hal tersebut di utarakan pada obrolan Warung kopi dengan rekan rekan sejawat, di Masamba Luwu utara. Rabu, 11/02/2026

Menikmati secangkir kopi pada suasana alam yang asri dan hembusan angin sepoi sepoi menjadi latar yang tepat untuk membahas konsep pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di tengah obrolan, Candra Tom mengatakan bahwa jika pertanian dikelola dengan baik dan tanah dalam kondisi subur dan berkelanjutan maka sudah seharusnya para petani kurangi memakai pupuk zat kimia, kembali memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai sumber utama pemupukan dan perawatan tanaman dan Perikanan.

“Bila kita benar-benar ingin pertanian dan perikanan maju dan tanah tetap subur, maka wajib kembali ke alam. Gunakan bahan alami yang ada di sekitar kita, ” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan kompos dari kotoran ternak, daun-daun jati, daun semak belukar, rumput, dan berbagai bahan organik lainnya merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesuburan tanah.

Ia menjelaskan bahwa pupuk kompos alami mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan unsur hara, serta menjaga keseimbangan mikroorganisme yang ada di dalam tanah.

Selain kompos, Candra Tom mendorong penggunaan pupuk cair organik yang dibuat dari bahan alami seperti daun lamtoro, daun gamal, daun kacang tanah, dan tanaman hijau lainnya yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

“Bahan-bahan itu sangat kaya unsur hara. Jika difermentasi dengan benar, hasilnya sangat baik untuk tanaman dan biayanya jauh lebih murah dibanding pupuk kimia, ” tambahnya.

Tidak hanya pada pemupukan, ia juga mengajak petani untuk beralih menggunakan pestisida alami dari bahan seperti daun sirsak, daun pepaya, cabai, dan lengkuas yang dinilai efektif mengendalikan hama tanpa merusak lingkungan.

Menurutnya, penggunaan bahan alami tanpa zat kimia akan menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang serta membuat tanaman lebih sehat dan produktif.

Ia menegaskan bahwa konsep ini tidak hanya berlaku untuk kebun dan sawah, tetapi juga dapat diterapkan pada tambak dan sektor perikanan lainnya khususnya di Kabupaten Luwu utara

Dengan sistem pertanian dan perikanan berbasis alami, Candra optimistis hasil panen akan maksimal, biaya produksi lebih rendah, serta lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Melalui momentum obrolan warung kopi, Ketua LSM Mata air berkomitmen dengan  mendorong edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pertanian organik sebagai solusi keberlanjutan ekonomi dan kelestarian alam.

Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar