Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung ke pasar rakyat bersama jajaran Forkopimda, memantau harga bahan pokok selama Ramadan 2026. Peninjauan dilakukan di Pasar Terong, Jumat, 20 Februari 2026.
Andi Sudirman juga di temani Walikota Makassar Munafri Arifuddin, mengatakan inspeksi pasar ini penting untuk melihat kondisi harga secara nyata sekaligus sebagai langkah pengendalian agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat.
“Kita melakukan inspeksi terkait harga-harga. Alhamdulillah, harga sembako dan pangan relatif stabil. Ada yang naik, ada juga yang turun, tapi masih dalam batas toleransi,” ujar Andi Sudirman
Menurutnya, kondisi harga selama Ramadan tahun ini cenderung normal. Bahkan, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga. Bawang, misalnya, turun sekitar Rp5 ribu per kilogram. Harga beras dan Minyak goreng juga masih stabil.
“Daging memang naik karena awal Ramadan, dari sekitar Rp120 ribu ke Rp130 ribu, tapi masih terkontrol. Bawang tadi turun dari Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu. Minyak goreng stabil, beras juga tersedia SPHP,” jelasnya.
Namun demikian, beberapa komoditas terpantau mengalami kenaikan. Salah satunya cabai. Jika sebelum Ramadan berada di kisaran Rp40–50 ribu per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp65 ribu.
Pemerintah Provinsi Sulsel memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.
Redaksi

0 Komentar