Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Tanggul Sungai Baliase dan Sungai Masamba Segera Dibangun.

Pasca Banjir Bandang Masamba Tahun 2020 Tanggul tersebut di Bangun hanya Bersifat Sementara

Bupati Luwu utara saat menyerahkan Proposal Perencanaan Tanggul S.Masamba dan S.Baliase di Kantor Kementerian,Jakarta.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim melakukan pertemuan dengan Kepala Subdirektorat Wilayah IV Direktorat Sungai dan Pantai, Hendra Ramadhani,  membahas sekaligus mengajukan Proposal Pembangunan Tanggul Sungai Masamba dan Sungai Baliase di Kementerian PUPR di Jakarta pada Kamis (08/01/2026).

Dalam pertemuan itu, juga dihadiri oleh Direktur Air Tanah dan Air Baku, Bastari, Kepala Subdiktorat Wilayah IV Direktorat Air Tanah dan Air Baku, Dina Noviadriana, serta Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Herianto Waluyadi dan Kepala Bidang PJSA BBWS Pompengan Jeneberang Zul Arifin yang hadir melalui Via zoom. 


         Foto: Pesona S.Masamba

“Kami memberikan Proposal usulan penanganan tanggul permanen pada sungai yang jebol di pertemuan Sungai Baliase dan Masamba, dan penangan permanen tanggul jebol di Desa Mario, Kecamatan Baebunta dan langsung dijawab oleh subdit wilayah IV dan Alhamdulillah sudah fix akan ditangani pada 2026 dengan anggaran Rp19 miliar dan Rp24 miliar dari Kementerian PUPR" kata Andi Abdullah Rahim.

Melalui daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mendapat bantuan Anggaran sebesar Rp43 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) untuk pembangunan tanggul permanen di Sungai Baliase dan Sungai Masamba, Jumat  09/01/2026

Selain itu, lanjut Andi Rahim, ia juga meminta agar Kementerian PUPR melakukan penanganan permanen Tanggul di Sungai Masamba, sebab menurut dia Pasca banjir bandang tahun 2020 lalu, tanggul tersebut dibangun hanya bersifat sementara.

“Kami juga meminta penanganan permanen tanggul yang berada di Kota Masamba, sebab pascabanjir bandang lalu, tanggul yang ada sekarang itu masih bersifat sementara dan perlu diperbaiki,” jelasnya.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim juga berharap, tanggul tersebut diperbaiki dan menjadi permanen agar tidak berdampak atau membahayakan warga.(**)

matacelebes


Posting Komentar

0 Komentar