Palopo - Bupati Luwu utara Andi Abdullah Rahim menemui Direktorat Irigasi dan Rawa, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan Pembangunan dan rehabilitasi jaringan Irigasi sebagai sarana pendukung Program Cetak Sawah di Wilayah Luwu utara.
Dalam pertemuan itu, Andi Rahim berharap pihak Kementerian PU dapat merealisasikan usulannya demi untuk mendukung program cetak sawah seluas 20.000 hektare di wilayah Luwu utara.
"Dalam pertemuan itu, kami memaparkan bahwa tahun 2026 ini, dari 6.500 hektare rencana cetak sawah yang saat ini dalam pelaksanaan SID, dan 3.500 hektare merupakan lahan yang berada di sekitar jaringan irigasi Baliase" ucap Andi Abdullah
Andi Abdullah Rahim juga mendorong agar pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera melengkapi sarana jaringan irigasi Bendungan Bali ase agar dapat berfungsi maksimal mengairi area persawahan masyarakat.
"Kondisi Jaringan Irigasi Baliase yang belum tuntas diharapkan mendapat perhatian dari Kementerian PU agar masyarakat tidak beralih kealternatif tanaman lainnya," kata Andi Rahim. Jumat (6/3/2026).
Andi Rahim mengaku turut memaparkan kebutuhan irigasi pada percetakan sawah di Kecamatan Seko. Menurutnya, pengadaan irigasi pada lokasi tersebut mampu menunjang pengahasilan pertanian masyarakat.
"Kami menyampaikan usulan pembangunan irigasi di daerah Desa Taloto, Hono, dan Eno yang berada di Kecamatan Seko serta Daerah irigasi Desa Onondoa di Kecamatan Rampi," jelasnya.
Tak hanya itu, Andi Rahim turut meminta Kementerian PU melakukan perbaikan bendungan Suplesi Kanjiro di Desa Tolangi, Kecamatan Bone-Bone. Menurutnya, bendungan tersebut rusak sejak tahun 2018 akibat banjir.
Kasubdit Wilayah IV Kementerian PU, Lukman Hakim merespons baik usulan tersebut. Menurutnya, saat ini Luwu utara telah mendapatkan 2 usulan Irigasi kewenangan kabupaten dan 1 daerah Irigasi kewenangan provinsi yang telah menjadi program inpres 2026.
Lukman Hakim juga menambahkan, Daerah Irigasi Baliase dan Bendung Suplesi Kanjiro di Kecamatan Bone-Bone itu akan menjadi prioritas direktorat irigasi dan rawa dalam rangka swasembada pangan.(**)
Redaksi
0 Komentar