Gowa - Setelah Rapat Pokja TKPSDA Pompengan -Larona yang dihadiri oleh beberapa Stake holder baik dari kalangan Pemerintah maupun Non Pemerintah, membahas tentang Rencana Alokasi Air Tahunan 2026 - 2027 di 12 DAS pada WS Pompengan Larona yang di gelar Aula BBWS Pompengan - Jeneberang jalan DAM Bili Bili Kota Makassar (28/08/2026)
BBWS - Pompengan Jeneberang melalui TKPSDA WS Pompengan Larona melaksanakan Sidang Pembahasan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) pada 12 DAS Thn 2026 - 2027 dan Pembahasan Program dan Kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air, Via On Iine dan Off Line digelar di Sekretariat Tim Kordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air jalan Sirajuddin Rani Sunggu minasa Kabupaten Gowa. Kamis, 24/09/2026
Ketua Tim Perencanaan O&P SDA, Abd.Latif, SE. ST, mewakili Kepala BBWS - Pompengan Jeneberang, dengan kata sambutan. Dengan meningkatkan Sistem Pengelolaan Sumber Daya Air yang dapat menjaga serta memicu perputaran ekonomi ke arah yang lebih baik, akan menunjang Kesejahteraan masyarakat.
Tetapi tantangannya begitu kompleks, tugas dan tanggung jawab serta melihat kondisi yang ada, masih terlalu banyak yang harus di lakukan. Berangkat dari faktor ini, kami berharap peran serta TKPSDA lebih dimaksimalkan sebagai wadah Inovasi, Inspirasi,saran dan usul serta segala sesuatu yang terkait dengan sistem Pengelolaan Sumber Daya Air.
Selaku PPK Tata Guna Air BBWS - Pompengan Jeneberang yang menyusun Program Kegiatan TKPSDA WS - Pompengan Larona, mengungkapkan:
"Penyusunan Alokasi Air Tahunan 2026 - 2027 dengan data yang sudah terverifikasi sesuai Kwalitas dan Kwantitas untuk di pergunakan sebagai acuan pada Wilayah Sungai Pompengan - Larona, dengan harapan mencapai keselarasan dan tepat sasaran juga diharapkan dapat meningkatkan kordinasi antar Stake holder dan berfungsi sebagai Akuntabilitas Publik bagi Instansi dalam Penyusunan Rencana pengelolaan Sumber Daya Air.
Diharapkan seluruh OPD dapat bekerja sama dan mentaati segala Keputusan yang dihasilkan" ungkap PPK Tata Guna Air BBWS - PJ, Areani,ST sewaktu memberikan kata sambutan.
Selanjutnya kata sambutan Ishak Amin Rusli selaku Ketua TKPSDA Pompengan Larona sekaligus membuka acara sidang.
"Dengan agenda acara yang cukup penting terkait Penyelenggaraan Alokasi Air Tahunan dan Sinkronisasi Program Kegiatan Pengelolaan, Wilayah Sungai Pompengan Larona diharapkan para peserta mengikuti dengan seksama mengingat pentingnya agenda acara ini, dan di harapkan alokasi air dapat tertata dan terealisasi sebagaimana yang telah di tetapkan." Himbau Ketua TKPSDA WS.Pompengan Larona Via Zoom.
Dalam agenda acara yang sudah di tetapkan yakni Pemaparan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT)Tahun 2026 - 2027 dan Pemaparan Sinkronisasi Program dan Kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air, yang menghadirkan Pemateri dari tiga Instansi terkait yakni :
•BBWS Pompengan Jeneberang dengan Pemaparan materi, Rencana Alokasi Air Tahunan berdasarkan 12 DAS dalam Wilayah Sungai Pompengan - Larona
•BMKG Wilayah IV dengan Pemaparan Materi Pembahasan Prediksi Iklim dan musim Periode 2026 - 2027
•BPDASHL Jeneberang - Saddang dengan Pembahasan Integrasi Daya dukung Hirdrologi Hulu dan Konservasi DAS WS. Pompengan - Larona.
Dalam agenda pemaparan RAAT dan Sinkronisasi Program, acara di pandu oleh Muh.Rizqu,ST.MT dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulsel yang dilanjutkan Sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta.
Dalam sidang ini juga terungkap berdasarkan Rekapitulasi tiga (3) aspek yang belum di tindak lanjuti/Singkronisasi yakni, Konservasi, Pendayagunaan Sumber Daya Air, dan Pengendalian Daya Rusak Air dengan total 1.019 item.
Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian dan Penyelarasan Program antar Instansi,Penguatan sektor Kodinasi lintas sektor, Sinkronisasi Program berdasarkan Kewenangan serta penetapan prioritas tindak lanjut untuk mendukung Pengelolaan Sumber Daya Air yang terpadu dan berkelanjutan.
Dengan mempertimbangkan pemaparan dari BMKG tentang cuaca dan iklim dan BPDASHL Jeneberang - Saddang yang menjabarkan Integrasi daya dukung Hidrologi hulu terkait Konservasi DAS WS.Pompengan - Larona serta hasil sidang komisi Konservasi, Pendayagunaan Sumber Daya Air dan Pengendalian Daya Rusak Air maka di sepakati RAAT WS.Pompengan Larona periode 2026 - 2027 menggunakan "Skenario Q50".
Penulis : Candra Tom
0 Komentar