Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dengan Kapasitas 27 Ribu Penonton, Stadion Sudiang di Proyeksikan Sebagai Markas Baru PSM.


Proyek Pembangunan Stadion Sudiang

Makassar - Proyek Pembangunan Stadion Sudiang bertaraf Internasional yang di siapkan sebagai Markas baru  PSM  di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, terus menunjukkan perkembangan,kini dalam tahap pekerjaan lapangan dan struktur pada sejumlah tribun penonton.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sulsel Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Iwan,ST. MEng mengatakan pekerjaan konstruksi saat ini berfokus pada penyelesaian struktur bangunan di empat sisi tribun stadion.

Di tribun barat, pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan pembesian kolom lantai tiga.
Sementara itu, di tribun timur, utara, dan selatan kontraktor tengah mengerjakan pemasangan pembesian kolom lantai dua sebagai bagian dari pembangunan struktur utama stadion.

"Pekerjaan di tribun barat sudah install pembesian kolom lantai 3. Untuk tribun timur dan utara sudah install pembesian kolom lantai 2, sedangkan tribun selatan juga sudah install pembesian kolom lantai 2," ujar Iwan, Senin (3/8/2026).

Pembesian kolom merupakan salah satu tahapan penting dalam konstruksi bangunan bertingkat. Besi tulangan dipasang sebagai rangka utama kolom sebelum dilakukan pengecoran beton.
Sehingga nantinya mampu menopang beban struktur di atasnya secara aman dan sesuai spesifikasi teknis.

Selain pekerjaan pada bangunan utama, aktivitas konstruksi juga berlangsung di area lapangan stadion.
Saat ini, pekerja tengah memasang jaringan pipa drainase sebagai bagian dari sistem pengaliran air di bawah permukaan lapangan.

"Untuk di lapangan sedang dilakukan pemasangan pipa drainase," ucap Iwan.

Sistem drainase menjadi salah satu komponen vital pada stadion sepak bola karena berfungsi mengalirkan air hujan dengan cepat sehingga permukaan lapangan tidak tergenang. Dengan drainase yang baik, kualitas rumput tetap terjaga dan pertandingan dapat berlangsung lebih aman meski setelah hujan.

Pekerjaan struktur dan lapangan tersebut dilakukan secara paralel.
Sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

PT Waskita Karya adalah pemenang tender Stadion Sudiang dengan harga penawaran Rp637.155.613.120, beralamat di Jl. MT. Haryono Kav.10 Cawang, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Sementara itu, lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan dengan harga penawaran Rp 8.278.028.130,
 berkantor di Graha Simatupang Tower 2B lantai 2, Jl.TB.Simatupang Kav.38 Rt.004 Rw.008 Kel. Jatipadang, Kec. Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Pemprov Sulsel sudah menyiapkan lahan 15 hektar di kawasan GOR Sudiang, terdiri dari 7 hektar bangunan stadion dengan kapasitas 27 ribu penonton dengan kursi single seat dan sisanya untuk fasilitas penunjang lainnya.

Kementerian Pekerjaan Umum untuk Proyek GOR Sudiang menyiapkan Pagu Anggaran sebesar Rp 674.952.980.000 atau Rp674,9 miliar.

Dari jumlah tersebut, alokasi tahun 2025 sebesar Rp. 96.042.246.000.
Kemudian tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp. 454.982.115.000.
Sementara alokasi tahun 2027 sebesar Rp. 123.928.619.000.

Komisi V DPR RI meminta pelaksanaan proyek dipercepat agar Stadion Sudiang Makassar dapat rampung sesuai target pada 2027.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, yang turun meninjau langsung lokasi pembangunan Stadion Sudiang, Sabtu (1/8/2026) sore.

Andi Iwan didampingi Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, serta Anggota Komisi C DPRD Sulsel Fraksi Gerindra, Andi Patudangi.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan stadion berjalan sesuai target, baik dari sisi progres fisik maupun kualitas konstruksi.

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin ini mengungkapkan hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat deviasi negatif sekitar satu persen dari target pekerjaan.

Karena itu, kontraktor diminta segera melakukan percepatan dengan menambah tenaga kerja dan peralatan di lapangan.

“Hasil peninjauan menunjukkan masih terdapat deviasi negatif sekitar satu persen dari target yang direncanakan. Angka ini memang tidak besar, tetapi kami meminta pelaksana segera menambah sumber daya manusia dan peralatan agar progres pekerjaan bisa dikejar" kata Andi Iwan Aras pada wartawan.

Kami hadir bukan hanya melihat progres, tetapi memastikan mutu pekerjaan benar-benar terjaga. Stadion ini harus dibangun dengan kualitas terbaik karena akan dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang panjang, tambahnya

Alumnus SMA Negeri 2 Ujung Pandang (1990-1993) ini juga menyoroti persoalan pembebasan lahan yang dinilai masih menjadi hambatan proyek.

Hingga kini masih terdapat kewajiban pembayaran ganti rugi sekitar Rp18 miliar kepada pemilik lahan yang telah memenangkan gugatan di pengadilan dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap.

Ketua KADIN Sulawesi Selatan ini meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera menuntaskan pembayaran tersebut agar tidak mengganggu kelancaran pembangunan.

Iwan Aras juga berharap percepatan pekerjaan dapat dilakukan sehingga Stadion Sudiang dapat diselesaikan sesuai jadwal dan mulai dimanfaatkan masyarakat pada 2027.(**)

Posting Komentar

0 Komentar