Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemerintah Tidak Konsisten Terkait Penambahan Unit Green SM.


Ketua APEKTASI H.Burhanuddin bersama Manager Operasional Blue Bird Taksi.

Makassar - Ketua Asosiasi Pengusaha Taksi kota makassar (APETAKSI) Drs.H.Burhanuddin.Md menyoroti kebijakan  Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan  terkait penambahan Kuota  unit Taksi  Green SM yang belum genap setahun beroperasi kembali diberi izin menambah  armada 200 Unit.

Menurut Burhanuddin, semestinya pihak Pemerintah mengkaji dan mengevaluasi serta melakukan urung rembuk dengan Organda dan para pengusaha Taksi Konvensional yang operasionalnya di Kota Makassar, demi untuk menghindari persaingan tidak sehat.

"Seharusnya Pemerintah dalam memberi tambahan kuota pada  Green SM  beroperasi di dalam Kota Makassar dan sekitarnya mengajak kami dan Organda urung rembuk, demi menghindari persaingan tidak sehat yang bisa terjadi dilapangan" ujar Burhanuddin

Burhanuddin juga mengemukakan bahwa beberapa bulan yang lalu kami pernah melakukan audiens dengan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel yang di wakili oleh Kepala Bidang Angkutan Darat Bapak Setiawan di Kantornya.

Pertemuan itu juga dihadiri Ketua Organda Rahim Bustam dan Pengelola Taksi Bandara, yang kami bicarakan mulai tentang Operasional Terminal hingga tarif taxi konvensional berdasafkan SK Gubernur

"Menurut Kepala Bidang Angkutan Darat, bahwa operasional Green SM Taksi tetap kami pantau, mulai dari pemberlakuan tarif taxi konvensional  hingga jumlah armada yang operasional di Kota Makassar"ujar Burhanuddin

Sebagaimana dalam pertemuan itu, Bapak Setiawan juga berkomitmen akan mengajak Organda dan APETAKSI pada  pembahasan perkembangan khususnya pada Bidang angkutan Darat Taksi Konvensional.

"Penambahan kuota taksi GSM yang sebelumnya 200 dan sekarang di tambah lagi 200 di duga tanpa kajian dan  evaluasi hingga menjadi 400 unit, pasti akan menciptakan persaingan yang kian ketat, utamanya pada sopir Taksi Konvensional Operator lainnya, karena akan mempengaruhi penghasilan mereka" ujar Burhanuddin.

Ketua APETAKSI  Drs.H.Burhanuddin Md menghimbau pada  Pemerintah agar meninjau ulang kebijakannya,dimana semestinya melakukan kajian sekaligus mengevaluasi terkait penambahan kuota unit Taksi Green SM.
matacelebes

Posting Komentar

0 Komentar