Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Banjir di Kabupaten Bone Menelan Korban Jiwa


Titik Banjir  wilayah Kabupaten Bone

Bone - Telah dilaporkan dua orang warga  meninggal dunia akibat banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban terdiri atas seorang lansia perempuan dan satu orang balita laki-laki.

“Iya, benar. Dua korban meninggal dunia, 1 lansia, 1 orang balita,” kata Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, kepada media, Jumat (8/5/2026).

Bencana ini melanda kawasan permukiman di Kecamatan Tanete Riattang dan Kecamatan Tanete Riattang Timur. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai 2 meter sehingga menutup akses transportasi warga.

Tim gabungan bersama Basarnas melakukan evakuasi terhadap 69 orang warga yang terjebak di dalam rumah. Warga terdampak  yang berhasil diselamatkan terdiri atas kelompok usia anak-anak, bayi, hingga lansia.

“Ada 11 lansia, 10 bayi, 2 balita, sisanya orang dewasa. Ada juga yang evakuasi mandiri,” beber Arif.

Genangan air yang cukup tinggi terpantau menguasai jalan poros salah satunya di Kelurahan Panyula. Kondisi ini menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan memaksa warga menggunakan perahu untuk berpindah tempat.

Hujan deras yang mengguyur wilayah setempat selama beberapa hari terakhir memicu luapan air hingga perkampungan. Warga setempat kini harus mengandalkan perahu mengantar kebutuhan harian di tengah kepungan banjir.

“Ini banjir terparah menurut saya. Warga sekarang harus mengandalkan perahu untuk beraktivitas,” keluh seorang warga, yang tak mau di sebutkan namanya

Akses jalan utama di Kelurahan Panyula dilaporkan masih lumpuh total akibat tertutup air yang cukup dalam. Warga memastikan tidak ada mobil yang dapat melintasi ruas jalan poros  saat ini.

“Tidak bisa-mi mobil melintas karena air sudah menutup ruas jalan poros Panyula,” tambahnya. 
Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar