Ramadan sebentar lagi datang, manfaatkan untuk menambah amal sekaligus menyehatkan. Sebab hikmah puasa tak hanya spiritual, tapi juga kesehatan fisik.
Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman pada Kamis malam (12/2) dalam Pengajian Songsong Ramadan 1447 H yang diselenggarakan RS ‘Aisyiyah Walidah Dahlan, Kulon Progo.
Dokter Spesialis Saraf ini menjelaskan, tubuh manusia memiliki mekanisme tersendiri untuk mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan sela baru. Pergantian itu dinamakan dengan autophagy.
Secara sederhana, dr. Agus menjelaskan, proses autophagy adalah dimakan atau dihancurkannya sel-sel tubuh yang sudah rusak, tua, atau sudah tidak berfungsi. Autophagy disebut juga sebagai sistem daur ulang sel untuk menjaga kesehatan, dan mencegah penyakit degeneratif.
Dia menjelaskan, autophagy terjadi ketika tubuh manusia membatasi asupan kalori atau restriksi kalori. Sebaliknya, autophagy sulit terjadi jika tubuh manusia diisi terus oleh makanan tanpa henti.
“Makannya dibatasi. Kapan batasinya?, kira-kira antara 12 sampai 16 jam. Nah, itu kira-kira seperti orang puasa itu autophagy berjalan dengan baik,” katanya.
Puasa ini juga ada dalam ajaran Jawa, dr. Agus menjelaskan, salah satu sebab orang-orang tua dulu sehat sampai usia senja adalah ‘laku’ tapa atau istilah lainnya adalah bertirakat dalam bentuk berpuasa.
Hikmah puasa yang berdampak baik pada kesehatan ini cocok dengan penelitian yang dilakukan oleh orang Jepang peraih Hadiah Nobel Fisiologi, Yoshinori Ohsum. Selain itu juga ada peneliti lain yang menemukan fakta serupa.
Dokter Agus Taufiqurrahman menjelaskan, tubuh akan memberikan respon berbeda-beda ketika puasa sesuai dengan fase. Ketika sahur diakhiri jam 4 pagi, biasanya tubuh akan tetap segar pada 4 jam awal, dan mulai merasa lapar di 6 jam kemudian.
Kemudian pada 10 jam selanjutnya tubuh akan terasa sangat lapar. Tapi ketika sudah mulai masuk 12 jam, tubuh sudah mulai merasa nyaman dengan kondisi puasa itu. Hal itu terjadi karena tubuh sudah merombak cadangan makanan yang sudah lama tersimpan.
Di kutip: Khabar Muhammadiyah

0 Komentar