Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Tampung Air Sebelum Kemarau


Olah Lahan Tanpa Menunda, Pentingnya Inovasi dan Akselerasi Gerakan Pembangunan Pertanian Menyesuaikan Kondisi Cuaca

  Ilustrasi : Lahan Pertanian di Seko,Luwu utara

matacelebes - Gerakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian, menuntut kecepatan dan ketepatan waktu dalam pelaksanaannya. Perubahan iklim dan ketidak pastian cuaca menuntut adaptasi strategi yang dinamis, terutama dalam pengelolaan musim tanam. 

Dalam konteks ini, gerakan cepat pasca panen menjadi sangat krusial.

Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah mendorong petani untuk segera melakukan pengolahan lahan sesaat setelah panen, tanpa menunggu waktu terlalu lama.

Hal ini sangat penting diperhatikan, terutama ketika menghadapi musim kemarau yang mengancam ketersediaan air. 

       Ilustrasi : Lahan Persawahan di Kecamatan Burau,Luwu timur

Keterlambatan dalam pengolahan lahan akan berisiko, membuat petani kehilangan momentum untuk musim tanam berikutnya, yang tentu akan berdampak pada produksi dan ketahanan pangan secara keseluruhan.

Peran petugas lapangan menjadi sangat vital dalam hal ini. Mereka tidak hanya menjadi penghubung informasi teknis, tetapi juga agen motivasi di lapangan.

Dengan pendekatan yang komunikatif dengan membangun semangat gotong royong, petugas lapangan dapat menjadi penggerak utama agar masyarakat petani tanggap terhadap kondisi cuaca dan mampu mengambil keputusan cepat demi keberlangsungan usaha tani mereka.

Dengan sinergi antara strategi percepatan dan pendampingan aktif dari petugas lapangan, maka pembangunan pertanian yang adaptif terhadap cuaca bukan hanya impian, melainkan sebuah keniscayaan.(**)

matacelebes

Posting Komentar

0 Komentar