Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ribuan Ha. Sawah di Tana Toraja Terancam Gagal Panen


Tana Toraja - Bencana kekeringan melanda Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), akibat kemarau dan badai El Nino berdampak pada sektor pertanian. Sebanyak 1.832 hektare sawah terancam gagal panen.

"1.832,25 hektare lahan pertanian terancam gagal panen. Ini memang kondisi alam yang tidak kita prediksi," ujar Kadis Pertanian dan Perikanan Tana Toraja, Yohanis Some 

Yohanis mengungkapkan, musim kemarau yang berlangsung sejak Juli 2026 diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus. Kondisi ini menyebabkan pasokan air irigasi berkurang sehingga meningkatkan risiko gagal panen.

Komoditas padi menjadi sektor pertanian yang paling terdampak dari kondisi ini dibandingkan komoditas lainnya. Menurutnya, jika tidak segera ditangani secara serius produksi gabah terancam mengalami penurunan hingga 90 persen.

"Kalau dihitung dalam bentuk gabah kering, panen kurang lebih 8.150 ton dari luas sawah yang berdampak kekeringan di atas. Kalau tidak cepat ditangani mungkin penurunannya 80 sampai 90 persen," terangnya.

Kata Yohanis, debit sungai Saddang yang mengalami penurunan semakin menyulitkan para petani. Sebab sungai merupakan solusi alternatif sumber air lahan pertanian yang jauh dari sumber mata air.

"Intensitas air sungai juga mengalami penurunan sehingga membuat petani semakin kerepotan, apalagi yang sawahnya jauh dari sumber air, karena biasanya air sungai yang dipompa untuk pengairan," ujarnya.

Yohanis mengatakan, pemerintah telah melakukan pertemuan membahas upaya penanganan agar dampak kekeringan tidak meluas. Pihaknya kata dia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk memastikan para petani bisa tetap panen dalam kondisi sulit ini.

"Sesuai arahan pak bupati tadi kita mulai mengidentifikasi dan minta penyuluh kirimkan data yang terdampak dan datanya akan kami kirim ke pemprov dan akan kita bantu pompa untuk masyarakat yang jauh dari sumber air," ujarnya.(**)

Posting Komentar

0 Komentar