Masamba,matacelebes - Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Pompengan Larona menggelar Sidang terkait banjir sungai baliase, banjir sungai masamba dan banjir sungai rongkong dirangkaikan dengan kunjungan lapangan menyusuri ketiga Sungai tersebut.

Dalam pelaksanaan sidang yang di hadiri Bupati Luwu utara Andi Abdullah Rahim beserta jajarannya, Kepala BBWS-Pompengan Jeneberang, Heriantono Walujadi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tata Guna Air BBWS - PJ, Ibu Areani yang di gelar di Kantor Bupati Luwu utara, aula Lagaligo. Kamis,02/07/2026

Dengan dilandasi UU no.17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum no. 02/ PRT/M/2024 Tentang Pedoman Pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Pada Tingkat Wilayah Sungai.

Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Pompengan Larona, Ishak Amin Rusli mewakili Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Sulawesi selatan secara resmi membuka Sidang TKPSDA WS.Pompengan Larona Tahun 2026.

Agenda Sidang  menjadi forum koordinasi para pemangku kepentingan dalam merumuskan berbagai rekomendasi strategis terkait pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Pompengan Larona.

Sidang Pembahasan Isu Strategis Banjir Sungai Rongkong, Banjir Sungai Masamba dan Banjir Sungai Baliase, yang diantar oleh dua Narasumber, Ibu Rahayu dari BBWS Pompengan Jeneberang dan Subiyanto dari Bpedas Jeneberang - Saddang ditutup dengan dialog antara narasumber dan anggota peserta sidang.

Selanjutnya Agenda Sidang di pertajam dengan Rapat Komisi yang di hadiri oleh 5 Komisi, Komisi Konservasi, Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air, Komisi Pengendalian Daya Rusak Air, Komisi System Informasi Sumber Daya Air dan Komisi Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat.

Sidang TKPSDA WS.Pompengan Larona diakhiri dengan agenda sidang Pleno yang di warnai diskusi yang cukup alot dan akhirnya para peserta sidang menyepakati 32 + 1 Rekomendasi.Khusus.

Candra Tom