Makassar - Pemerintah Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, berupaya mempercepat proses untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong di Kecamatan Tamalate, sebagai jalur yang menghubungkan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, mengatakan, upaya percepatan pembangunan sedang dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, adalah langkah strategis mengurai kemacetan yang kian padat di kawasan selatan Kota Makassar
"Pada dasarnya Pemerintah Kota Makassar siap mendukung segala kebutuhan, baik data, aturan maupun administrasi yang diinginkan oleh pemerintah provinsi untuk kami siapkan," ujarnya.
Munafri Arifuddin menegaskan Pemkot Makassar siap mendukung seluruh kebutuhan administrasi maupun teknis pembebasan lahan yang diperlukan Pemerintah Provinsi Sulsel agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.
Luas lahan yang akan dibebaskan Pemkot Makassar diperkirakan di bawah 3 hektare dengan panjang proyek sekitar 800 meter. Sedangkan dana pembiayaan disiapkan Pemprov Sulsel dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 sekitar Rp100 miliar.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Kembar Barombong menjadi salah satu proyek strategis yang sangat penting bagi Kota Makassar, karena akses lintas kabupaten tetangga.
"Kawasan Barombong selama ini menjadi titik kemacetan atau bottleneck yang cukup serius, terutama pada jam kerja pagi atau pulang saat sore hari," katanya.
Munafri menyebut percepatan pembangunan Jembatan Barombong, nantinya akan berdampak besar terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Kota Makassar dan daerah penyangga.
Munafri menyebutkan, akselerasi juga jembatan peluru karena menjadi bottlenecking atau kondisi di mana pengendara melambat secara drastis akibat adanya hambatan arus lalulintas dengan kapasitas paling rendah.
"Proses pembangunan jembatan, akan berdampak sangat baik bagi masyarakat umum, melintas di Kota Makassar, mengingat jembatan ini menjadi salah satu bottleneck yang menjadi persoalan di kota ini," terang dia.
Pemkot Makassar, menargetkan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Barombong rampung pada Juni 2026 sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan di kawasan selatan kota.
Munafri memastikan seluruh proses pengadaan lahan berstatus clear and clean sebelum pembangunan dimulai,
Keseriusan percepatan pembangunan tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, dengan turun langsung meninjau lokasi belum lama ini.
Redaksi.
0 Komentar