Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Oknum ASN Membantah Telah Melakukan Perbuatan Asusila


matacelebes - Dugaan tindakan amoral atau tidak  pantas di daerah yang menjunjung tinggi budaya siri na pacce,  melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar tengah menjadi perhatian publik.

Oknum berinisial AM disebut bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone Kab.Takalar. Ia diduga terlibat dalam perbuatan asusila dengan seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial G.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video yang disebut-sebut memperlihatkan interaksi tidak pantas antara keduanya di sejumlah lokasi.

Video tersebut mulai tersebar luas pada Rabu (22/4/2026) dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Namun hingga saat ini, keaslian serta konteks video tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sejumlah informasi tambahan yang beredar di masyarakat, termasuk terkait keberadaan pelajar berinisial G di wilayah tertentu, juga belum terverifikasi secara resmi.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menanggapi situasi tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, segera melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap dugaan yang beredar.

Penanganan yang profesional, transparan, dan berimbang dinilai penting, mengingat dugaan kasus ini disebut melibatkan anak di bawah umur.

Prinsip perlindungan anak menjadi prioritas utama. Jika dugaan tersebut terbukti, penegakan hukum diharapkan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. 

Sebaliknya, apabila tidak terbukti, pemulihan nama baik pihak yang bersangkutan juga perlu menjadi perhatian.

Sementara itu, AM membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa.

“Video itu tidak benar. Itu hasil editan, dan pihak yang membuatnya siap mempertanggungjawabkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

AM juga mengaku mengenal G dalam konteks hubungan keluarga.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait penanganan dugaan kasus tersebut.

Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar